Senin, 21 Oktober 2013

PENGERTIAN BOOTP



 PENGERTIAAN BOOTP  

TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
BOOTP berupa konsep protocol standart. Statusnya dianjurkan. Spesifikasi BOOTP dapat ditemukan pada RFC 951 - Bootstrap Protocol and RFC 1497 - BOOTP Vendor Information Extensions.



LAN memungkinkan host tanpa harddisk sebagai workstation, router, terminal concentrator dan masih banyak lagi. Host tanpa harddisk membutuhkan mekanisme untuk boot dengan di - remote  melalui sebuah jaringan. BOOTP protocol digunakan untuk meremote booting melalui jaringan IP. BOOTP memperbolehkan protocol IP minimal sehingga tidak mengganggu informasi konfigurasi yang tidak melakukan apa-apa, biasanya disimpan di ROM, untuk mendapatkan informasi yang cukup untuk memulai proses download dengan menggunakan kode boot yang dibutuhkan. BOOTP tidak mendefinisikan cara untuk men-download selesai, tetapi proses ini biasanya menggunakan TFTP sebagaimana dideskripsikan RFC 906 – Bootstrap loading menggunakan TFTP.

BOOTP memiliki kegunaan yang sama dengan DHCP, hanya BOOTP didesain untuk manual pre-configuration dari informasi host di dalam suatu server database. BOOTP dan DHCP didesain agar bisa route ke jaringan.

Kelebihan BOOTP
Bootp memiliki keunggulan antara lain:

- Tidak perlu harddisk, karena dapat digantikan perannya oleh Ethernet card dan BOOT Lan
- Memiliki log file sehingga dapat dilihat sewaktu-waktu penyebab error dengan melihat
log file tersebut.

Kelemahan BOOTP
Bootp memiliki kelemahan sebagai berikut:

- Harus dilakukan secara manual sehingga resiko menimbulkan masalah cukup besar.
- Pengiriman pesan yang tidak dapat diandalkan karena menggunakan UDP.
- OS sekarang misalnya Windows sudah tidak memasukkan BOOTP dalam konfigurasi jaringannya.